Opening Ceremony dan Partisipasi Banten pada event Discover Nusantara di Hotel Borobudur
Sumber Gambar :Badan Penghubung Provinsi Banten turut berpartisipasi dalam kegiatan Discover Nusantara 2026 yang diselenggarakan di Hotel Borobudur Jakarta. Dalam kegiatan tersebut, Badan Penghubung Provinsi Banten turut memperkenalkan dan mempromosikan produk-produk unggulan Provinsi Banten melalui pameran yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Discover Nusantara.
Opening Ceremony Discover Nusantara 2026 dilaksanakan pada 10 Agustus 2026 bertempat di Timor Room, Hotel Borobudur Jakarta. Kegiatan ini digelar dalam rangka menyemarakkan semangat kemerdekaan sekaligus menjadi wadah untuk memperkenalkan kekayaan budaya, kuliner, wastra, serta ekonomi kreatif Indonesia kepada masyarakat luas.
Acara pembukaan diawali dengan sambutan dari Ketua Forum Komunikasi Badan Penghubung Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (FORKAPPSI), Ichsanul Arifin Siregar, dan Acting General Manager Hotel Borobudur Jakarta, Anggi Ayuningtyas.
Discover Nusantara menghadirkan beragam kegiatan yang menggambarkan kekayaan budaya Indonesia, di antaranya talkshow kebudayaan, pertunjukan tari dan musik tradisional, bazar UMKM, serta sajian kuliner khas Nusantara. Rangkaian kegiatan juga dimeriahkan dengan Lomba Busana "Satu Nusantara, Satu Indonesia", Pagelaran Budaya Nusantara yang menampilkan busana adat dan musik daerah, serta Bazar Nusantara yang melibatkan pelaku UMKM dari berbagai wilayah di Indonesia.
Partisipasi Badan Penghubung Provinsi Banten menjadi bagian dari upaya memperkenalkan potensi daerah, khususnya produk unggulan Banten, kepada masyarakat dan pengunjung dari berbagai daerah. Keikutsertaan tersebut sekaligus menjadi sarana untuk memperluas jejaring promosi dan membuka peluang kolaborasi dalam pengembangan produk ekonomi kreatif, UMKM, seni, budaya, dan pariwisata Banten.
Kegiatan Discover Nusantara juga merupakan hasil kolaborasi dengan Forum Komunikasi Badan Penghubung Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (FORKAPPSI). Memasuki tahun keempat penyelenggaraannya, kegiatan ini diikuti oleh 24 provinsi yang membawa keberagaman potensi daerah masing-masing, mulai dari wastra, kuliner, kerajinan, hingga berbagai produk ekonomi kreatif unggulan daerah.