• Thursday, 20 June 2019
  • Kawasan Wisata Cikolelet Jadi Alternatif Ngabuburit


    Puncak Cibaja dan Puncak Pilar di Kawasan Wisata Desa Cikolelet, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang menjadi alternatif muda-mudi untuk ngabuburit selama Bulan Suci Ramadan. Para pengunjung tersebut biasa datang sejak pukul 15.00-17.00 WIB.

    Kepala Desa Cikolelet Ojat Darojat mengatakan, dua hari sebelum bulan puasa dua tempat wisata di wilayahnya tersebut sering ramai dikunjungi. Ada yang datang untuk bancakan hingga ikut motor adventure.

    “Pengunjung ada peningkatan dua hari sampai 800 orang lebih pas munggahan. Kalau bulan puasa sore hari lumayan dari pukul 3 sore sudah mulai dan pulang pukul 5 sore,” katanya kepada wartawan, Rabu (8/5/2019).

    Ia menuturkan, kebanyakan pengunjung yang datang berasal dari desa tetangga di wilayah Anyer dan Cinangka. Terlebih, saat ini wisata pantai juga sudah mulai banyak didatangi pengunjung.

    Meski demikian, dia mengingatkan kepada pengunjung yang datang agar tidak berbuat yang sifatnya bisa mengganggu ibadah puasa. “Pengawasan ketat kemudian jangan sampai tempat wisata bertentangan dengan ibadah, jadi kami kontrol, warung dilarang buka, pengunjung juga hanya sebatas lihat-lihat saja,” ucapnya. 

    Disinggung soal wahana baru, untuk saat ini, tutur dia, belum ada penambahan. Namun, ada tempat menarik di Gunung Pilar, yakni balon dan perahu, sedangkan untuk Cibaja saat ini sedang melakukan pemasangan instalasi jaringan listrik, agar bisa digunakan kamping di malam hari.

    “Bulan depan ada pembangunan spot baru untuk selfi dengan menara pandang dari Dispora Provinsi Banten,” katanya.

    Selain itu, ujar dia, di tahun ini ada juga pengkajian masterplan untuk Cibaja dari Universitas Gadjah Mada (UGM). Masterplan tersebut bertujuan untuk menata spot di wilayah tersebut. “Misal untuk MCK, musala, rumah pohon kamping, dan tempat permainan lainnnya. Itu untuk penataan ke depan,” ucapnya.

    Sementara, untuk akses jalan tahun ini masih belum dilakukan pembangunan. Ia sudah mengajukan ke Kementerian Pariwisata dan DPUPR, agar dibangun. “Tapi, belum kayanya. Kalau ke Cibaja 2,5 km, ke Pilar 2,5 km juga yang rusak. Semoga segera dibangun,” tuturnya. 

    Sumber : https://www.kabar-banten.com/kawasan-wisata-cikolelet-jadi-alternatif-ngabuburit/


    Tentang Kami


    Statistik Kunjungan