• Sunday, 19 May 2019
  • Kabupaten Tangerang Juara Umum Kejurda Atletik Banten 2019


    PANDEGLANG - Tim atletik Kabupaten Tangerang meraih juara umum Kejuaraan Daerah (Kejurda) atletik Banten 2019, yang diselenggarakan di Stadion Badak, Kabupaten Pandeglang, Sabtu (20/4/2019). Pada kejuaraan tersebut Kabupaten Tangerang berhasil menyabet 13 medali emas.

    Berdasarkan informasi yang dihimpun Kabar Banten, Kabupaten Tangerang mendulang 13 medali emas, 8 medali perak dan 7 medali perunggu. Kemudian disusul Kota Cilegon diurutan kedua dengan 11 medali emas, 9 medali perak, 3 medali perunggu. Kabupaten Lebak sukses menempati posisi tiga besar dengan raihan 11 medali emas, 8 medali perak dan 4 medali perunggu.

    “Saya senang, karena kami berhasil meraih gelar juara umum, ini buah pembinaan yang rutin kami lakukan. Kami cukup optimistis punya prospek prestasi yang lebih baik di masa depan, karena medali emas banyak disumbang atlet muda,” ujar Ketua Pengcab PASI Kabupaten Tangerang Mimin Sri Suminarsih.

    Dominasi atlet muda dikemukakan Mimin khususnya adalah atlet yang meraih gelar juara pada Pekan Olah Raga (POR) Pelajar Kabupaten Tangerang, April lalu. Dimana kompetisi olah raga antar pelajar tersebut menjadi wadah yang tepat buat mengasah kemampuan atlet pelajar.

    “Sebagian besar dari 44 atlet yang tampil adalah untuk kelompok usia 1 (di bawah 17 tahun) dan usia 2 (di bawah 20 tahun), dan ada beberapa prestasi yang diraih atlet baru. Kami hanya turunkan 9 atlet yang tampil di kategori senior, tapi senior juga mendapat medali emas dan perak,” ucap Mimin.

    Sementara itu, Sekretaris Pengcab PASI Kabupaten Tangerang Suhendrik mengatakan, hasil Kejurda juga membuat mereka tambah semangat untuk membina atlet di Kabupaten Tangerang. Karena dari catatan yang dibukukan atlet muda Kabupaten Tangerang ada beberapa atlet yang sukses memenuhi limit tingkat nasional di level pelajar.

    Dicontohkan Suhendrik adalah atas nama Francis atlet lempar lembing putri yang sukses melampaui limit Popnas (Pekan Olah raga Pelajar Nasional). Tercatat Francis melempar dengan jarak 32 meter, sementara limit Popnas hanya 30 meter.

    “Kalau saya sih berharap dia bisa diikutkan ke Popnas di Papua, tapi kembali lagi terkait anggaran. Saya lihat dia (Francis) punya potensi prestasi di Popnas,” ucap Hendrik, sapaan Suhendrik.

    Selain Francis, diungkap Hendrik, kabupaten juga memiliki dua atlet lain yang sukses melampaui limit Popnas. Keduanya adalah M. Romli dan Siti Junaena atlet lompat jauh. Keduanya merupakan atlet PPLP (Pusat Pembinaan dan Latihan Pelajar) Provinsi Banten.

    Romli mencatat lompatan sejauh 7,25 m sedangkan limit Popnas adalah 6 m. Sementara Siti Junaena melompat sejauh 5,5 meter lebih 1 meter dari limit Popnas sejauh 4,5 m. 

    “Selain itu, kami juga cukup senang karena saat ini kami memiliki beberapa andalan baru di nomor elit yakni sprint 100 meter putra. Atlet juara POR Pelajar asal Pasar Kemis Muhamed Arif bin Kabiran, kami yakin kalau dipoles lebih dia bisa berprestasi,” tutur Hendrik.

    Sumber : https://www.kabar-banten.com/kabupaten-tangerang-juara-umum-kejurda-atletik-banten-2019/


    Tentang Kami


    Statistik Kunjungan