• Sunday, 20 January 2019
  • Setelah Revitalisasi Rampung, Banten Lama Diserahkan ke Pemkot Serang


    SERANG - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyerahkan pengelolaan kawasan wisata Banten Lama kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Serang. Penyerahan itu dilakukan, karena sejak awal Pemprov Banten hanya ingin membantu membenahi kawasan eks Kesultanan Banten tersebut.

    Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy mengatakan, penyerahan pengelolaan Banten Lama ke Pemkot Serang dilakukan setelah revitalisasi rampung.

    “Kita serahkan, nanti kita hibahkan aset yang sudah dibangun oleh pemprov. (Penyerahan dilakukan) setelah selesai dari proses pembangunan dari yang telah kita rencanakan,” ujarnya dalam rapat koordinasi (rakor) revitalisasi Banten Lama di Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Kecamatan Curug, Kota Serang, Rabu (9/1/2019).

    Penyerahan pengelolaan ini meliputi penyerahan aset yang sudah dibangun oleh Pemprov Banten. Sejak awal Pemprov Banten tidak berniat mengambil alih pengelolaan Banten Lama.

    “Sekaligus menegaskan kembali. Dari segi pengelolaan, kami sudah statement. Pak Gubernur sudah statement, bahwa pemprov ingin membantu Pemkot Serang untuk dapat mengembangkan potensi pariwisata religi. Kami tidak berharap Kota Serang menjadi kota yang statis. Minimal dengan mengelola potensi pariwisata religi ini, dapat membantu pendapatan (daerah) Kota Serang,” katanya.

    Wakil Gubernur Banten, Andika Hazrumy didampingi Pj Sekda Banten, Ino S Rawita memimpin Rapat koordinasi penataan Banten Lama bersama Wali Kota Serang, Safrudin di ruang transit pendopo gubernur, KP3B, Curug, Kota Serang, Rabu (9/1/2019).*

    Menurutnya, penyerahan pengelolaan Banten Lama disambut baik oleh Pemkot Serang. Mereka merasa sanggup mengelola kawasan yang dikembangkan menjadi wisata religi ini.

    “Makanya tadi saya tanya dulu, saya pancing seperti apa pengelolaannya. Takutnya mengelola tidak sanggup nanti kita buat badan pengelola. Ternyata Kota Serang berharap itu menjadi salah satu yang dapat dikelola oleh Kota Serang. Memang rencana kami juga diserahkan ke Kota Serang pengelolaannya,” ucapnya.

    Ia meminta agar Pemkot Serang menjaga dengan baik aset yang sudah dibangun. Ia tidak ingin aset yang sudah dibangun dengan anggaran miliaran rupiah ini cepat rusak. “Aset, bangunan kita buat dengan sangat mahal. Pemkot Serang saya berharap nanti dengan diserahkannya pengelolaan ini bisa menjaga aset tersebut walaupun prosesnya nanti kita hibahkan,” tuturnya.

    Penjabat (Pj) Sekda Banten Ino S Rawita juga meminta agar Pemkot Serang memperhatikan perawatan aset di Banten Lama. “Kalau sampai rusak, sayang sekali. Karena banyak yang berkunjung ke Banten Lama. Akhir pekan dihitung setidaknya ada 50 bus yang masuk,” katanya.

    Sementara itu, Wali Kota Serang Syafrudin mengatakan, pihaknya menyambut baik kebijakan Pemprov Banten terkait penyerahan pengelolaan Banten Lama ke Pemkot Serang. “Saya tanya dulu, provinsi mengharapkan PAD (pendapatan asli daerah) dari Banten Lama? Kalau tidak berharap PAD, saya kira lebih baik serahkan ke Pemkot Serang, kami yang mengelola. Akan tetapi, kalau provinsi berharap PAD, provinsi yang harus mengelola ini,” katanya.

    Sumber : https://www.kabar-banten.com/setelah-revitalisasi-rampung-banten-lama-diserahkan-ke-pemkot-serang/


    Tentang Kami


    Statistik Kunjungan