• Monday, 10 December 2018
  • “Ngeroncong Penganten” Tarik Perhatian Pengunjung TMII di Pawai Budaya Nusantara 2018


    Jakarta - Anjungan Daerah Banten kembali turut serta memeriahkan Parade Pawai Budaya Nusantara 2018 yang digelar pada tanggal 15 April 2018. Tim Anjungan Provinsi Banten mengikutsertakan sekitar 100 pelaku seni dengan melakukan pawai mengelilingi area Sasono Langen Budoyo Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dan berakhir di Plaza Tugu Api Pancasila.  Tim Anjungan Provinsi Banten melakukan pawai berada diurutan ke-13 dari 20 provinsi yang ikut serta.

    Pada pawai tersebut Tim Anjungan dari Banten diwakili oleh sanggar Puspa Arum dari Kota Cilegon  mengiringi pawai dengan judul “Ngeroncong Penganten”. Ngeroncong Penganten menceritakan tentang tradisi masyarakat Cilegon pada saat selesai akad nikah dan merupakan bagian dari adat ngiring panganten.

    Pergelaran Pawai Budaya ini bersifat kreatif, atraktif, apresiasif, evaluatif, inovatif, dan kompetitif, yang akan dinilai berdasarkan:penataan/kemasan, kreativitas berbasis pelestarian kearifan lokal, harmonisasi, dan daya tarik/atraksi sepanjang rute perjalanan. Para peserta Pawai Budaya Nusantara dinilai oleh tim Dewan Juri yang berasal dari Institusi/Instansi Terkait, Unsur Budayawan, Pengamat Budaya dan Unsur TMII.

    Pawai Budaya Nusantara merupakan acara pembuka dari rangkaian Pekan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-43 TMII yang diselenggarakan oleh TMII dari tanggal 15-22 April 2018. Acara ini juga merupakan event tahunan yang menampilkan keanekaragaman Seni Budaya dalam bentuk Arak-Arakan atau Pawai, yang diikuti oleh kontingen tim kesenian se-Indonesia.

    Pekan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-43 TMII ini resmi dibuka oleh ketua MPR RI Zulkifli Hasan dan dimeriahkan dengan tampilan Pencak Silat Kolosal serta Sasirangan Carnival dari Kalimantan Selatan.  

     


    Tentang Kami


    Statistik Kunjungan