• Monday, 10 December 2018
  • Menhub Pantau Uji KIR Gratis


    Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi saat meninjau langsung kegiatan uji KIR di Jalan Mushollah, Batu Ceper, Kota Tangerang, Selasa (6/3/2018).*

    TANGERANG - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI memberikan pelayanan uji KIR gratis untuk seluruh angkutan umum, baik konvensional maupun online di 10 kota, salah satunya Kota Tangerang. Program tersebut ditinjau langsung Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di Jalan Mushollah, Batu Ceper, Kota Tangerang, Selasa (6/3/2018).

    Pantauan Kabar Banten, Budi Karya didampingi Sekda Kota Tangerang Dadi Budaeri, Kadishub Saeful Rohman meninjau langsung proses tahapan mulai dari pendaftaran sampai dengan selesai. Budi Karya sempat berbincang dengan pemohon dari pengemudi taksi online. Dalam kesempatan itu, Budi Karya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang yang telah memberikan kesempatan uji kendaraan gratis bagi taksi online dan regional. “Hari ini (kemarin) kami adakan uji KIR gratis dengan anggarannya dari pemerintah dan CSR,” kata Budi Karya kepada awak media.

    Mantan Dirut AP II menyatakan, layanan uji KIR gratis merupakan salah satu tujuan nasional dalam meningkatkan keamanan bagi seluruh kendaraan penumpang baik itu bus, angkutan umum dan lain sebagainya. “Sekarang ini kami berikan kesempatan kepada taksi,” ujarnya. Budi Karya menjelaskan, driver taksi memiliki tugas berat selain mencari nafkah juga memberikan layanan kepada masyarakat. Oleh karenanya, pemerintah juga menginginkan kendaraan taksi memenuhi syarat yang telah diatur.

    “Kemarin kita sudah berikan layanan SIM subsidi sekarang uji KIR. Paling tidak akan hadir di 10 kota di antaranya Jakarta, Bandung, Makassar, Medan, Semarang, Denpasar, Pekanbaru, Palembang, Yogyakarta, dan Surabaya,” tuturnya. Budi memaparkan proses pengujian di Batuceper sangat bagus dan cepat sebab hanya memakan waktu selama 10 menit.  “Fakta di sini nggak main-main tadi ada kendaraan yang rem belakang nggak lulus, dan drivernya pun kaget ia bilang mau diperbaiki. Artinya, pemohon pun merasa tertolong. Tadinya tidak mengetahui tetapi sudah dicek jadi tau,” katanya.

    Dikatakan Budi Karya, usai mengikuti tahapan pengujian, kendaraan akan mendapatkan pelat tanda lulus uji. “Tanda ini tidak diketok di mesin seperti yang dikhawatirkan tetapi dikalungkan, lalu dikasih shil timah digencet dan melekat. Hal itu karena kami mendengar aspirasi dan keinginan masyarakat bahwasanya tidak menginginkan tanda uji diketok di mesin dengan alasan yang saya juga tidak mengetahuinya,” ucapnya.

    Selain itu, Budi Karya pun mengajak kepada pemilik kendaraan baik online maupun konvensional untuk mengikuti pengujian kendaraan. “Membawa kendaraan penumpang harus diberikan kepastian keselamatan, dengan memiliki uji KIR bagian penting safety telah dijalankan,” ujarnya

    Untuk 100 unit mobil

    Pengujian kendaraan gratis taksi online oleh kemenhub di Kota Tangerang baru diikuti sekitar 100 kendaraan dari sekitar 7 ribu taksi online yang berada di Kota Tangerang. “Belum begitu banyak yang mengikuti baru sekitar 100 kendaraan dari jumlah perkiraan sekitar 7 ribu taksi online di Kota Tangerang,” ucap Kadishub Kota Tangerang, Saeful Rohman. Ia berharap para pengemudi taksi online segera mengikuti pengujian. Sebab, mengacu kepada Permenhub 108 tahun 2017 angkutan umum dan khusus wajib memenuhi pengujian.

    “Ini merupakan kebijakan kemenhub berkenaan dengan keselamatan penumpang dan angkutan umum,” kata Saeful. Ia menjelaskan, ajakan mengikuti pengujian agar para pengemudi khususnya di Kota Tangerang mendapatkan kuota yang telah ditetapkan untuk taksi online. “Kuotanya bukan per kabupaten/kota tetapi Jabodetabek sebesar 3.615 kendaraan. Kalau dari Tangerang ga segera, sementara daerah lain banyak yang uji maka akan kehabisan kuotanya, menjadi risiko mereka,” tutur Saeful.

    Ia menambahkan, untuk kuota subsidi Kota Tangerang mendapatkan jatah 100 kendaraan. Jika kehabisan kuota pengujian gratis, pengemudi dikenakan tarif sebesar Rp 80.000. “Ada biaya pengujian jika diluar kuota gratis,” katanya. Terdapat empat tahapan dalam pengujian kendaraan dimulai dari pendaftaran dengan menyerahkan buku dan STNK lalu pembayaran kemudian pra uji dan tahapan pengujian. “Di sini sudah sangat transparan sekali dengan sistem komputerisasi dan pengecekan fisik,” tuturnya.

    Sumber : https://www.kabar-banten.com/menhub-pantau-uji-kir-gratis/


    Tentang Kami


    Statistik Kunjungan