• Tuesday, 17 October 2017
  • 12 Kecamatan di Lebak Rawan Longsor


    LEBAK – Di Kabupaten Lebak terdapat 12 kecamatan yang rawan longsor. Karena itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak mengimbau kepada warga di daerah rawan longsor agar meningkatkan kewaspadaannya. Apalagi saat musim hujan.

    Kepala Pelaksana BPBD Lebak Kaprawi mengatakan, di Lebak, 12 daerah rawan longsor antara lain Kecamatan Lebakgedong, Cipanas, Muncang, Sobang, Cibeber, Gunungkecana, Bojongmanik, Cimarga, dan Cigemblong. “Kita mengimbau kepada masyarakat di daerah rawan longsor agar waspada,” katanya, Jum’at (6/10).

    Selain rawan longsor, lanjut dia, ada 16 kecamatan yang rawan banjir yaitu Kecamatan Rangkasbitung, Kalanganyar, Cimarga, Cibadak, Cileles, Malingping, Wanasalam, Panggrangan, Bayah, Sobang, Cigemblong, Banjarsari Muncang, Cilograng dan Gunungkencana.

    “Kami juga minta warga di kecamatan itu untuk waspada saat hujan sedang intens,” ungkapnya.

    Menurutnya, daerah perbukitan dan pegunungan serta terdapat aliran sungai berpotensi terjadi banjir dan longsor. “Seperti yang terjadi di Kecamatan Cimarga kemarin, tebing yang longsor menimpa rumah warga, yang diduga akibat tingginya curah hujan,” paparnya.

    Kasus longsor saat musim hujan seperti menimpa rumah Ma’al (35), Juhdi (50), dan Pardi (35), warga Kampung Parungpung, Desa Cilangkap, Kecamatan Maja. Fondasi bangunan rumah ini hanya beberapa meter di bibir Sungai Cidurian.

    Kades Cilangkap, Kecamatan Maja, Kholid menjelaskan, tiga rumah warga itu nyaris ambruk. Kondisi tersebut sudah dilaporkan ke pihak kecamatan.

    “Saya berharap kepada Pemkab Lebak maupun Provinsi Banten untuk segera melakukan penanganan ancaman bencana longsor tersebut dengan cara membangun tembok penahan longsor di sepanjang bantaran Sungai Cidurian yang saat ini kondisinya sangat meresahkan warga sekitar,” katanya.

    Sumber : http://www.radarbanten.co.id/12-kecamatan-di-lebak-rawan-longsor/


    Twitter


    Facebook


    Tentang Kami


    Statistik Kunjungan