• Tuesday, 17 October 2017
  • Pagelaran Seni Budaya Kabupaten Lebak di TMII


    Jakarta - Badan Penghubung Daerah Provinsi Banten Kembali menggelar Paket Acara Khusus Kabupaten/kota di Anjungan Banten TMII  pada Minggu 8 Oktober 2017. kali ini dengan menampilkan Seni Budaya dari Kabupaten Lebak Provinsi Banten.  Acara ini juga merupakan gelaran  terakhir dari rangkaian Paket Acara Khusus kabupaten/kota se-Provinsi Banten tahun 2017 di Taman Mini "Indonesia Indah".

    Acara dihadiri oleh Plt. Kepala Badan Penghubung Daerah Provinsi Banten, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lebak, Koordinator Anjungan TMII, Ketua dan Anggota Komisi III DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, serta Para Kepala Anjungan Daerah di TMII.

    Acara diawali oleh sambutan Plt. Kepala Badan Penghubung Daerah Provinsi Banten Ibu Triasgani Purbasari. Dilanjut dengan sambutan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lebak Bapak Hayat Syahida dan terakhir sambutan dari Koordinator Anjungan TMII Bapak Jaya Purnawijaya.

    Acara dibuka secara simbolis dengan penyerahan Cinderamata Oleh Plt. Kepala Badan Penghubung Daerah Provinsi Banten kepada Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lebak dan sebaliknya Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lebak juga menyerahkan Cendramata kepada Plt Kepala Badan Penghubung Daerah Provinsi Banten.

    Acara dilanjutkan dengan berbagai tampilan Seni Budaya Kabupaten Lebak.  Tampilan  pertama menampilkan Tari Walijamalih, tarian yang merupakan visualisasi perkenalan daerah Banten yang syarat dengan daya tarik, memiliki potensi alam melimpah, kesejarahan turunan kesultanan besar, serta memiliki ketaatan agama yang tidak diragukan.

    Selain tarian juga menampilkan musik dan lagu khas Lebak Banten diantaranya Duet suku Baduy, Vocal grup lagu Ekespresi,Persembahan laut kidul,Tari Mojang Jaipong dan lagu  Suku Baduy yang menceritakan sebuah kehidupan asli suku baduy yang dilandasi oleh adat istiadat, agama /kepercayaan dan cinta nenek Moyang.

    Acara lebih meriah ketika penampilan kesenian dari masyarakat adat Lebak Tengah yang biasa disebut Plokplod tampil di panggung. Plokplod merupakan salah satu kesenian yang diiringi alat musik kendang dan angklung buhun yang dibarengi banyolan yang biasa dipakai oleh masyarakat lebak dalam berbagai upacara adat dan ritual di Lebak Banten seperti Sedekah Bumi, mapag pare bekah, ngubaran pare dan upacara adat lainnya.

    Setelah berbagai tampilan kesenian ditampilkan, kemudian Acara ditutup dengan persembahan lagu-lagu Sunda khas dari kabupaten Lebak.

     

     


    Twitter


    Facebook


    Tentang Kami


    Statistik Kunjungan