• Tuesday, 17 October 2017
  • HUT Ke-491 Kabupaten Serang, Pelayanan Dasar Masih Jadi ”PR”


    SERANG- Kabupaten Serang kini telah genap berusia 491 tahun. Pada usia yang sudah tak muda lagi ini, permasalahan pelayanan dasar yakni Kesehatan, Pendidikan dan infrastruktur masih menjadi pekerjaan rumah (PR) yang mesti diselesaikan. Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah dalam Sidang Paripurna Istimewa DPRD mengatakan, fokus utama pemerintahannya selama ini adalah menyangkut masalah pembangunan sumber daya manusia.

    Angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Serang dari tahun 2015 sebesar 64,61 poin dan mengalami peningkatan pada tahun 2016 menjadi 65,12 poin. Walaupun meningkat, namun angka capaian tersebut masih menempatkan Kabupaten Serang di peringkat ke-6 dari 8 kabupaten/kota se-Provinsi Banten. “Oleh karena itu, besaran IPM ini masih perlu ditingkatkan, terutama pada aspek pendidikan dan kesehatan serta daya beli,” ujarnya di Gedung DPRD Kabupaten Serang, Ahad (8/10/2017).

    Tatu mengatakan, pada aspek pendidikan, permasalahan yang masih dihadapi antara lain menyangkut kondisi infrastruktur sekolah, angka rata-rata lama sekolah, kualitas murid terutama berkaitan dengan pendidikan karakter siswa yang berakhlak mulia dan kualitas guru. Oleh karena itu, untuk mengatasi berbagai masalah tersebut pihaknya berupaya melakukan berbagai program dan kegiatan nyata.

    Selanjutnya pada aspek kesehatan, ucapnya, permasalahan yang masih dihadapi menyangkut kondisi sarana dan prasarana kesehatan. Kemudian jumlah tenaga strategis kesehatan yang masih sangat kurang dibanding rasio jumlah penduduknya. Sedangkan pada aspek daya beli, permasalahan yang masih dihadapi oleh masyarakat adalah masih tingginya angka pengangguran, rendahnya tingkat keahlian yang berkaitan dengan produktivitas.

    Permasalahan kemiskinan pun masih menjadi persoalan di Kabupaten Serang, dimana jumlah penduduk miskin saat ini masih ada sebanyak 294.541 jiwa dan jumlah rumah tangga miskin sebanyak 69.331 RTM. Oleh karena itu, pihaknya terus melakukan berbagai upaya, salah satunya gencar melakukan rehabilitasi rumah tidak layak huni milik masyarakat miskin.

    Sampai tahun 2017 ini, pihaknya telah melaksanakan perbaikan sebanyak 1.700 unit rumah dengan target 12.700 rumah. “Program ini akan terus menerus kami laksanakan pada tahun yang akan datang sampai tuntas. Kami berharap program ini dapat mengurangi beban terutama dalam hal penyediaan rumah layak huni bagi masyarakat yang miskin, sehingga tingkat kemiskinan bisa menurun,” ujarnya.

    Terkait infrastruktur, Tatu juga mengatakan pada tahun 2017 ini pihaknya telah menyelesaikan pembangunan interchange yang telah lama direncanakan sebagai salah satu solusi mengurangi kemacetan di wilayah Serang Timur. Selain itu juga untuk merespons dan mendukung investasi di wilayah Kabupaten Serang. “Yang insya Allah pada akhir tahun 2017 ini dapat dibuka dan dipergunakan oleh masyarakat,” ucapnya.

    Selain itu, pihaknya pun masih terus berkomitmen untuk meningkatkan pembangunan ruas jalan kabupaten dengan kondisi beton. Sehingga umur teknis jalan menjadi lebih lama. Adapun pencapaian pembangunan jalan dengan kondisi beton sepanjang 85,183 km pada tahun 2015 menjadi 126,383 km pada tahun 2016. Pada tahun 2017 ini pihaknya berkomitmen untuk menjadikan 226,383 kilometer dengan target yang ditetapkan sepanjang 601,13 kilometer sesuai dengan RPJMD.

    Sementara itu, Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy yang hadir dalam acara tersebut mengharapkan agar peringatan hari ulang tahun ini bisa dijadikan sebagai ajang untuk introspeksi diri. Introspeksi sejauh mana pemerintah telah berkontribusi untuk kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Serang.

    Dia mengatakan, terkait dengan beragam capaian pembangunan, dalam data BPS Kabupaten Serang tahun 2017 bahwa IPM Kabupaten Serang mencapai 65,12, kemudian jumlah penduduk miskin terus berkurang dari 76.080 jiwa menjadi 67.925 jiwa. Angka harapan hidup sebagai indikator kesehatan mencapai 63,81 dan angka rata-rata sekolah berada pada 6,98 tahun.

    “Menurut BPS Banten, indikator capaian pembangunan Kabupaten Serang masuk pada capaian kategori baik. Untuk itu perlu terus ditingkatkan khususnya dalam pengerjaan sarana dan juga prasarana pembangunan SDM pada sektor pendidikan dan juga kesehatan,” tuturnya. Andika menuturkan, untuk terus menunjang perbaikan dan peningkatan pembangunan. Dia mengimbau agar sinergisitas antara pemerintah kabupaten dan provinsi terus ditingkatkan agar peningkatan pembangunan bisa semakin meningkat.

    Sumber : http://www.kabar-banten.com/hut-ke-491-kabupaten-serang-pelayanan-dasar-masih-jadi-pr/


    Twitter


    Facebook


    Tentang Kami


    Statistik Kunjungan