• Wednesday, 26 September 2018
  • Profil Kabupaten Lebak


    Arti Logo

    A. Lambang Berbentuk Perisai

    Benteng atau Perisai tanda kekayaan dan ketangguhan, sanggup menghadapi segala rintangan tantangan
    B. Warna Dasar Kuning

    Warna Emas dalam arti Kalimat (letterliyk), Lebak mempunyai tambang emas Cikotok dan kekayaan alam lainnya. Arti kiasan (fuugurliyk), pernah mengalami jaman keemasan dalam sejarahnya dan dengan kemerdekaan RI akan menuju ke jaman itu kembali dengan lebih maju.
    C. Kubah Masjid Warna Putih

    Lambang Jiwa Agama Islam dalam bathin penduduk. Putih tanda suci dalam hati dan perbuatan, suka damai dan toleransi (tasamuh).

    D. Angklung Warna Hitam

    Lambang seni, berkaki enam buah tanda gotong royong. Ciri khas kesenian asli lebak bermitos agama. Hitam, bahwa di Lebak masih tinggal Suku Asli Kanekes yang walaupun berada di tempat yang masih diselimuti kegelapan (Daerah Pegunungan Kendeng), pada hakekatnya mereka menyimpan sifat-sifat kebaikan yang murni dan apabila telah masuk sinar yang terang ke dalam lubuk hatinya, kebaikan akan menonjol lebih nyata, sebagai manifestasi jiwa yang asli.

    E. Warna Biru Polos

    Lambang lautan bahwa daerah Lebak memiliki Samudera Indonesia yang luas dan dalam, yang menghasilkan ikan dan hasil laut lainnya.

    F. Warna Biru Di Antara Hijau Melurus Ke Bawah Dan Bersatu Dengan Biru Sebelah Kiri Bawah

    Lambang sungai, diantaranya tiga buah sungai besar seperti Cisimeut dan Ciberang, bersatu dengan Ciujung yang walaupun berlainan asal hulunya (sumbernya) tetapi menjadi satu.
    Lambang berukuran, ketenangan dan ke dalam lubuk hati rakyatnya. Walaupun berlainan asal sukunya berarti mewujudkan sosial untuk kepentingan umum.

    G. Pita Berwarna Merah Putih

    Warna merah, tanda hidup dan berani. Warna putih tanda suci. Benteng atau perisai tanda kekayaan dan keteguhan sanggup menghadapi segala rintangan.

     

    SEJARAH TERBENTUKNYA KABUPATEN LEBAK

    Kabupaten Lebak merupakan bagian asli dari wilayah  Kesultanan Banten . Hari jadi Kabupaten Lebak ditetapkan tanggal 2 Desember 1828. Beberapa catatan sejarah penting yang dijadikan dasar pertimbangan dalam penetapan hari jadi antara lain :

    1.   Wilayah Kesultanan Banten pada tahun 1813 tanggal 19 Maret dibagi menjadi 4 (empat)  wilayah yaitu : Banten Lor ,Banten kulon ; Banten tengah dan banten kidul .

    2.   Berdasarkan surat keputusan Komisi Jendral Hindia Belanda , 2 Desember 1828  ditetapkan pembagian wilayah  karesidenan Banten menjadi 3 (Tiga ) Kabupaten yaitu:Kabupaten Serang ; Kabupaten Lebak dan Kabupaten Pandeglang .

    3.   Tanggal  14 Agustus 1925, merupakan penunjukan Kabupaten Lebak sebagai daerah pemerintahan yang berdiri sendiri berdasarkan surat keputusan Gubernur  Jendral Belanda tanggal 14 agustus 1925 dengan Distrik  Parrungkujang, Rangkasbitung , Lebak Parahiang dan Cilangkahan .

    Pada perkembangan selanjutnya telah ditetapkan melalui Peraturan Daerah No.18 Tahun 1986 tertanggal 22 Oktober 1986 Hari jadi kabupaten lebak 2 Desember 1828.

     

    KEADAAN PENDUDUK

    Kabupaten Lebak merupakan salah satu Kabupaten di wilayah Provinsi Banten. Luas wilayah Kabupaten Lebak 304.472 ha dengan jumlah penduduk wilayah 1.204.095 (BPS Kab. Lebak) . Secara adminsitratif, Kabupaten Lebak terdiri dari 28 kecamatan,  340 desa, dan 5 kelurahan.  Nilai indeks  Pembangunan  Manusia  (IPM) Masyarakat di Kabupaten Lebak , yang diperoleh  berdasarkan  Survei Sosial EKonomi  Nasional (Susennas ) dengan 3 indikator , yaitu : Indikator Harapan Hidup, Indikator  Pendidikan dan Indikator  Daya Beli.

    Berdasarkan analisis  dari indikator  tersebut , Kabupaten Lebak telah terjadi peningkatan  IPM dari tahun 2004 s/d tahun 2008 (67,04%) dan tahun 2009 s/d tahun 2014 (68,84%) . Hal ini menunjukan bahwa di Kabupaten Lebak telah terjadi peningktan  pada  : kesehatan masyarakat (Indikator  Harapan Hidup), melek huruf (indikator  pendidikan ), dan keterampilan , kesempatan  kerja dan pendapatan (indikator daya beli).

     

    SOSIAL BUDAYA

    Secara umum  karakter masyarakat di kabupaten Lebak dapat menerima hal-hal baru yang menujang  pembangunan ekonomi , antara lain  adanya penanaman  modal dari dalam maupun luar negeri , dengan persyaratan yang dilibatkan dalam menjalankan kegiatan.

    Data Potensi Komoditi Industri Kecil

    1.   Gula aren

    2.   Emping melinjo

    3.   Bata

    4.   Genteng

    5.   Tikar pandan

    6.   Anyaman bambu

    7.   Pande besi

    8.   Batu fosil

    9.   Sale pisang

    10.       Kerajinan kulit imitasi

    11.       Tahu/tempe

    Perkebunan Karet,Kelapa sawit,Kakao,Kopi robusta,Aren,Cengkeh,Kelapa dalam,Kelapa hybrid,Lada,Pandan,Teh,Jambu mete,Panili,Jarak Pagar,Kapuk,

    Selain potensi perkebunan, terdapat potensi perikanan yang sangat potensial di Kab. Lebak adalah usaha perikanan tangkap, dimana potensi lestari untuk perikanan pantai sebesar 3.712,4 ton/tahun dan potensi ZEE sebesar 6.884,84 ton/tahun.

    Jenis ikan

    1.   Kurisi

    2.   Tigawaja

    3.   Ekor kuning

    4.   Cucut

    5.   Pari

    6.   Tongkol

    Peternakan

    Saat ini di Kab. Lebak terdapat pengelolaan peternakan sapi, baik yang dilakukan oleh pihak swasta maupun BUMD milik perusahaan daerah  (PD Lebak Niaga)

    1.   Sapi potong

    2.   Kerbau

    3.   Kambing

    4.   Domba

    5.   Ayam buras

    6.   Ayam ras pedaging

    7.   Ayam ras petelur

    8.   Itik

    9.   Itik manila

     

    POTENSI PARIWISATA

    Kabupaten Lebak memiliki potensi pariwisata yang lekat dekat dengan nuansa alam. Berikut nama-nama objek wisatanya:

    No

    Nama Objek Wisata

    Lokasi

    1

    Curug Indihiyang

    Warunggunung

    2

    Arung Jeram

    Lebak Gedong

    3

    Goa Sangkir

    Bojong Manik

    4

    Budaya Kaolotan

    Leuwidamar

    5

    Pemandian Air Panas

    Cipanas

    6

    Pantai Karang Taraje

    Bayah

    7

    Pantai Bagedur

    Malingping

    8

    Pantai Binuangeun

    Wanasalam

    9

    Pantai Cibobos

    Panggarangan

    10

    Pantai P. Manuk

    Bayah

    11

    Pantai Sawarna

    Bayah

    12

    Pantai Ciantir

    Bayah

    13

    Budaya Kaolotan Seren Taun

    Cibeber

    14

    Air panas Senenghati

    Malingping

    15

    Situ Palayangan

    Cimarga

    16

    Kawah Cipanas

    Sobang

    17

    Air Terjun/Curug Kanteh

    Cilograng

    18

    Pantai Cihara

    Cihara

    19

    Talanca Beach

    Malingping

    20

    Pantai Cimandiri

    Panggarangan

    21

    Pantai Beach

    Malingping

    22

    Pantai Tanjung Panto

    Wanassalam

    23

    Air Terjun/Curug Sata

    Gn. Kencana

    24

    Curug Kebo

    Malingping

    (sumber: Buku Profil Potensi Investasi – Bappeda Kab. Lebak)

    www.lebak.go.id


    Tentang Kami


    Statistik Kunjungan